Dosen IIB Darmajaya Menganalisis Penggunaan Teknologi Informasi di Sekolah Menengah Kejuruan Bandar Lampung

Dosen IIB Darmajaya Menganalisis Penggunaan Teknologi Informasi di Sekolah Menengah Kejuruan Bandar Lampung

Bu Amnah
<
>

BANDAR LAMPUNG — Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya yang dipimpin oleh Amnah, S.Kom., M.T.I., melakukan analisis terhadap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bandar Lampung, menyoroti dampak perkembangan teknologi terhadap proses belajar mengajar di sekolah.

Pesatnya kemajuan teknologi yang merambah berbagai sektor, termasuk pendidikan, SMK menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Tim peneliti bertujuan untuk mengetahui sejauh mana teknologi memengaruhi metode pembelajaran di SMK dan bagaimana kesiapan sekolah-sekolah ini dalam mengadopsi teknologi informasi.

Amnah menjalani penelitian bersama Meiliza, S.Kom., M.T.I. dan ketiga mahasiswa yakni Restu Akbar Ramadhan, Dinda Maharani, dan Novitasari. “Hasil awal penelitian menunjukkan bahwa tidak semua SMK siap menghadapi perkembangan teknologi di bidang pendidikan. Beberapa sekolah terkesan enggan untuk memperbarui metode pembelajaran mereka, dengan berbagai alasan yang memengaruhi keputusan tersebut,” ucap Amnah yang juga dosen Prodi Pendidikan Teknologi Informasi tersebut.

Untuk menganalisis tingkat penggunaan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar, Amnah dan tim menggunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Model ini dinilai tepat untuk mengolah data yang diperoleh melalui wawancara dan penyebaran kuesioner di beberapa SMK di Bandar Lampung.

“Dengan analisis yang kami lakukan, kami berharap dapat mengetahui apakah SMK di Bandar Lampung siap atau tidak dalam menerima teknologi informasi sebagai bagian dari proses pendidikan mereka,” ujar Amnah, selaku Ketua Tim Peneliti.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran jelas tentang kesiapan SMK dalam menghadapi perkembangan teknologi serta menjadi panduan bagi sekolah dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di masa depan. (**)